ingatkah kita saat seorang pengantar surat hendak bertemu denga khalifah Umar Ra.? sungguh sangat lucu sekali, namun dibalik kelucuan itu terkandung sebuah pelajaran yang bisa kita ambil untuk perbaikan negara kita.
suatu hari seorang pengantar pesan dari kerajaan romawi hendak bertemu dengan AmirulMukminin (pemimpin orang-orang mukmin) Khalifah Umar Bin Khattab Ra. setelah berada di kota madinah, si pengantar pesan kemudian mencari - cari letak dimana istana Sang Amirulmukminin.. jauh dan semakin jauh mencari, tidak ada satu istanapun yang ia temukan, menyerah sudah sang pengantar pesan. kemudian dia bertanya pada penduduk sekitar dimana rumah Amirulmukminin.
"wahai orang muslim, tahukah engkau dimana letak Istana Khalifah Umar bin Khattab?" tanya sang pengantar pesan.
kemudian orang muslim itu mengantar sang pengantar pesan ke "istana" khalifah Umar Bin Khattab.
terkaget-kagetlah sang pengantar pesan. "inikah Istana Seorang pemimpin besar?" tanya sang pengantar pesan. kemudian dia masuk, meminta ijin lalu bertanya kembali, "dimanakah Amirul mukminin?"
dijawablah oleh keluarga sang Khalifah, "itu yang sedang tidur dibawah pohon"(maaf lupa pohon apa (n.n)
subhanallah... apa yang terlihat? sang Khalifah begitu sederhananya, rumah yang sama seperti rumah rakyat jelata, baju yang terdapat beberapa tambalan, makan dengan makanan yang seadanya,,sungguh mengenaskan sekali kalau kita bayangkan saat ini..
khalifah Umar bin khattab pernah suatu kali melihat keadaan Rasulullah yang tidur di atas tikar, dan terdapat bekas di salah satu bagian tubuh beliau,
kemudian umar bin Khattab menangis. umar menangis karena Rasulullah yang notabene adalah pemimpin kaum Muslimin, raja, seorang utusan yang dimuliakan. namun begitu sederhananya beliau... cukuplah dunia ini bagi orang orang kafir, karena akhiratlah untuk kita..
"Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur, Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu)(102:1-3)"
mari kita bermuhasabah diri, wahai para pemimpin di Indonesia, sudahkah kita merenung sejenak tentang keadaan anda saat ini? kalau belum ya berkacalah..
INGAT! Umar Ra. saja tidur di bawah pohon, beliau melakukan itu agar mudah di temui oleh rakyatnya yang ingin mengadukan atau melaporkan sesuatu, sungguh tidak ada jarak lagi dia dengan rakyatnya. orang yang mempunyai Wilayah dari mesir sampai semenanjung arab. itulah khalifah umar Ra. mencontoh kezuhudan Rasulullah dalam kesederhanaan..
sekarang sih pemimpin pemimpin kita kalo mau keluar pasti pake ajudan, pake pelindung, pake yang lain lain lah. mobil mewah, rumah real estate, dan lain sebagainya. sulit kita menemukan seorang pemimpin yang benar benar mau memberikan hartanya untuk rakyat, untuk ummat.
semoga generasi kitalah yang akan merubahnya, generasi yang lahir dari embrio-embrio perjuangan tak kenal lelah, generasi yang lahir dari tetesan keringaat para muslimin yang rela mengorbankan nyawanya untuk kemajuan Umat.
marilah kita berubah, mulai menyadari bahwa kesederhanaan itu lebih utama dan lebih menjaga kehormatan kita
wallahu'alam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar