keikhlasan, ,
OPINI | 13 April 2011 | 21:37sering sekali kita mendengar tentang ikhlas, ikhlas dalam berbuat, ikhlas dalam bertindak, ikhlas dalam beribadah. namun apakah dari kita semua sudah mengenal hakikat dari ikhlas itu sendiri? nyatanya belum semua dari kita mengetahuinya.
ikhlas adalah melakukan suatu perbuatan hanya mencari keridhoan Allah Swt. apabila kita melakukan suatu perbuatan yang diniatkan bukan karena Allah, maka bisa dikategorikan sebagai sebuah bentuk Syirik kecil. banyak hal yang besar menjadi kecil dan berapa banyak hal kecil menjadi besar dimata Allah Swt. semuanya tergantung dari niat. saat kita melakukan amalan besar namun dengan niat untuk dipuji orang, untuk dilihat wanita tercinta, untuk di sanjung bawahan, maka semua itu akan menjadi sia sia alias tidak bernilai di mata Allah Swt. sedangkan perbuatan kecil yang diniatkan untuk mencari ridha Allah, seperti memungut sampah yang berada di jalan, berdzikir secara sembunyi sembunyi, maka akan mempunyai nilai yang lebih di sisi Allah Swt.
Rasulullah bersabda :
“Sesungguhnya setiap amalan itu dengan niat, dan sesungguhnya bagi seseorang itu apa yang diniatkannya. Sesiapa yang hijrahnya itu kerana Allah dan rasulnya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan rasulnnya. Sesiapa yang hijrahnya kerana dunia yang akan didapatinya atau kerana perempuan yang akan dikahwininya, maka hijrahnya adalah bergantung kepada tujuan dia berhijrah.”
yupz. Rasulullah bersabda bahwa segala amalan itu tergantung niatnya, ada yang niatnya karena mencari popularitas, karena syahwat membimbingnya untuk mencari pujian wanita, bahkan ada yang beramal hanya untuk mendapatkan jabatan yang mungkin akan memasukannya kedalam lembah neraka.
ibnu Qayim pernah berkata bahwa amalan hati adalah yang utama, sedangkan anggota badan adalah penyempurna. luruskan dahulu niat kita, setelah itu baru lakksanakan amalan mu dengan mengerjakanya. kerjakan dengan penuh ketulusan karena Allah.. sungguh teman teman ku, ketika kita melakukan sesuatu bukan karena Allah Swt. maka amalan kita tidak akan menjadi apa apa dihadapan Allah Swt.
dalam syahadat risalah sesungguhnya kita sudah dimintai suatu ikatan janji, syahadat risalah merupakan suatu pengikraran kita bahwa hanya Allah lah yang kita tuju, bahwa Allah lah yang kita sembah. tidak ada yang lain.
dalam beribadah, jangan lah kita niatkan untuk mendapatkan surga Allah,, karena amalan kita selama didunia takkan pernah mampu membayar kenikmatan kenikmatan yang Allah berikan pada kita.
nah, seandainya para pemimpin kita melakukan sesuatu karena keikhlasan pada Allah.. bekerja karena ibadah, maka negara ini takkan pernah di penuhi oleh koruptor koruptor keji. tidak akan diisi oleh manusia yang berhati lemah, lemah karena kalah oleh syahwatnya sendiri, kalah oleh hal hal kecil yang berbau nista..
banyak sekali pejabat yang bekerja hanya mencari kehidupan dunia, padahal dunia ini lebih nista dari bangkai binatang yang membusuk.
mari kita tingkatkan keikhlasan kita, mari kita jadikan diri kita lebih baik. janganlah sebagai calon kader pemimpin bangsa, kita melupakan hal yang utama ini.
dahulu para syuhada rela mengorbankan darah mereka untuk kemerdekaan negara ini, maka ingatlah bahwa para ulama dan para santri telah berjuang. maka isi lah dunia ini, dengan penuh ketaqwaaan pada Allah Swt. taqwalah dengan cara ikhlas dalam setiap pekerjaan (ibadah) yang dilakukan….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar